Panduan Nutrisi untuk Latihan Beban
Latihan tanpa nutrisi yang tepat hanya memberi separuh hasil. Berikut cara menghitung kebutuhan kalori & protein, serta contoh menu harian dengan bahan yang mudah ditemukan di Indonesia.
1. Hitung Kebutuhan Kalori Harian (TDEE)
TDEE (Total Daily Energy Expenditure) adalah total kalori yang tubuhmu bakar dalam sehari, termasuk aktivitas dan latihan. Gunakan kalkulator TDEE di situs ini untuk menghitung otomatis, atau gunakan estimasi berikut:
- Maintenance: makan sesuai TDEE untuk mempertahankan berat badan.
- Bulking: TDEE + 250-500 kalori untuk membangun otot dengan minim lemak berlebih.
- Cutting: TDEE - 300-500 kalori untuk menurunkan lemak sambil mempertahankan otot.
2. Kebutuhan Protein
Untuk orang yang aktif melakukan latihan beban, konsumsi protein 1,6-2,2 gram per kg berat badan per hari terbukti optimal untuk sintesis protein otot, berdasarkan meta-analisis ilmu olahraga internasional. Sebar asupan protein ke 3-4 kali makan agar penyerapan lebih efisien.
3. Karbohidrat & Lemak
- Karbohidrat: 3-5 g/kg berat badan, sumber energi utama untuk latihan intensitas tinggi. Prioritaskan nasi merah, kentang, oat, dan buah.
- Lemak: 0,8-1 g/kg berat badan, penting untuk produksi hormon. Sumber baik: alpukat, minyak zaitun, kacang-kacangan, ikan berlemak.
4. Contoh Menu Harian
Maintenance / Membangun Otot Ringan
Bulking (Surplus Kalori)
Cutting (Defisit Kalori)
5. Timing Nutrisi (Nutrient Timing)
Makan protein & karbohidrat dalam 1-2 jam setelah latihan membantu pemulihan, meski jendela waktu ini lebih fleksibel dari yang dulu diyakini. Total asupan harian tetap lebih penting daripada timing yang sangat presisi.